Si Ular Besi Pangrango
by : Trafoodie - Ribuan Kaki Melangkah
 |
| Stasiun Sukabumi |
Mungkin pembahasan kali ini cocok untuk kalian yang berencana liburan ke Sukabumi menggunakan transportasi umum. Ya karena saya akan membahas lebih detail tentang itu.
Banyak cara untuk menjangkau Sukabumi. Untuk kalian yang berencana start dari Bogor, kalian bisa memilih menggunakan angkutan umum dari terminal Baranangsiang yang letaknya dapat kalian jangkau begitu langsung keluar pintu Tol menuju Bogor. Atau kalian bisa memilih Kereta yang langsung mengantarkan kalian ke pusat kota Sukabumi. Dan kali ini yang mau saya bahas lebih detail tentang si ular besi yang mengantarkan saya ke kota yang memproduksi mochi itu.
Untuk pemesanan tiket KA pun sama kok dengan pemesanan tiket KA tujuan Jawa. Bisa dipesan melalui minimarket, aplikasi penyedia tiket online, atau bisa dibeli langsung di stasiun tempat kamu berangkat. Untuk yang dari Jakarta kamu bisa berhenti di Stasiun Bogor untuk melanjutkan ke Stasiun Paledang. Letaknya tidak jauh kok. Cukup menyebrang dari Stasiun Bogor dan melewati gang kecil di sebrang Stasiun Bogor, maka kamu akan melihat plang bertuliskan Stasiun Paledang terpampang jelas disana.
 |
Suasana kereta eksekutif
|
Waktu keberangkatan dari Bogor ke Sukabumi baru tersedia 3 kali dalam sehari, yaitu pukul 07:50, 13:10, dan 18:30. Begitu juga dari Sukabumi menuju Bogor, jadwal keberangkatan pukul 05:15, 10:25, dan 15:45.
Dengan menggunakan Kereta Pangrango.
Durasi perjalanan yang ditempuh berkisar 1,5 jam sampai 2 jam.
Tenang, kamu jangan takut kalau tiba-tiba kamu merasa jenuh dan bosan di perjalanan, pemandangan indah seperti sawah, gunung, bahkan aktivitas petani yang tidak dapat kita temui di kota besar seperti Jakarta, akan menemani perjalanan kamu kali ini.
Kereta ini melewati berberapa stasiun sebelum mencapai stasiun Sukabumi sebagai stasiun akhir. Rutenya Stasiun Paledang, Batu Tulis, Maseng, Cigombong, Cicurug, Parung Kuda, Cibadak, Karang Tengah, Cisaat, dan yang terakhir Sukabumi.
Alasan mengapa sampai sekarang saya tetap mengandalkan si ular besi ini jika ke Sukabumi, yang pertama tarif yang saya keluarkan tidak terlalu mahal. Untuk kelas ekonomi, tiketnya berkisar tiga puluh lima ribu rupiah. Dan untuk kelas eksekutif, harga tiketnya delapan puluh ribu rupiah. Cukup terjangkau untuk para backpacker. Dan soal kebersihan sudah tidak perlu diragukan lagi. Mulai dari gerbong hingga toilet dijaga kebersihannya sehingga membuat kamu nyaman sepanjang perjalanan.
 |
| Pemandangan sepanjang perjalanan |
Alasan yang kedua adalah, jadwal keberangkatan yang sudah pasti dan yang terpenting adalah bebas dari kemacetan. Sehingga sudah bisa diperkirakan waktu sampai kita di tujuan. Ditambah lagi pemandangan yang menyejukan mata dan pikiran kamu. Buang jauh-jauh dulu deh masalah kerjaan, atau masalah yang menggangu kamu. Yang penting, liburan dulu he he he.
Sesampainya di stasiun, jangan kaget kalau yang kamu temui adalah pasar. Ya, karena stasiun ini letaknya di pasar. Jadi kamu harus jalan dulu melewati pasar untuk mencapai angkot jika ingin menuju ke destinasi wisata kamu. Jangan khawatir untuk kamu yang tidak biasa menggunakan angkot, kamu tetap bisa mengandalkan transportasi online kok selama berlibur di Sukabumi.
Okei, sekian pengalaman yang bisa saya bagikan untuk kalian yang berencana traveling ke Sukabumi. Semoga bisa menjadi alternatif pilihan kalian nantinya.
Tungguin ya blog selanjutnya tentang Sukabumi.
Yuk, kasih rekomendasi tempat jalan-jalan dan tempat makan yang menurut kamu bisa kita kunjungi dan kita bagikan di blog ini dengan cara comment atau DM di instagram.
Follow IG dan Podcast
Comments
Post a Comment